Mbah Jum Semangatnya Belum Habis

Assalamualaikum man – teman sekalian, salam satu aspal,  sebentar lagi Grab tepat satu tahun masuk ke kota Banjarnegara,  saya bergabung menjadi driver Ojek online semenjak bulan Februari 2018 ini,  dan tidak terasa sudah akan berganti tahun saja. Selama menjadi Driver Grab saya sempat vakum 2 bulan sejak mudik lebaran. 

Setelah saya vakum dua bulan semenjak lebaran tahun ini,  saya on kembali dan luar biasa banyak sekali driver baru yang bergabung ke Grab,  Para driver Ojek Online ini tergabung ke dalam beberapa Sub Grup yang di bentuk untuk memudahkan koordinasi.

Dari Sub Grup – Sub Grup yang telah di bentuk saya jadi semakin banyak mengenal teman baru,  salah satunya adalah Mbah Jum,  seorang pensiunan Pegawai Negeri yang luar biasa masih berjibaku bersama teman – teman lainnya yang notabene lebih muda dan lebih gesit,  namun jangan salah Mbah Jum ini semangatnya melebihi anak muda lainnya. 

Kisah Mbah Jum berburu Grabfood

Saya berkenalan dengan mbah Jum ketika sama – sama menunggu Orderan Grabfood di salah satu restoran yang paling laris orderan Grabfoodnya di Banjarnegara yaitu Penyet 88 ,  letaknya dekat dengan perempatan Lapas alun – alun Banjarnegara. Ketika itu mbah Jum yang belum paham di mana seharusnya menunggu orderan Penyet 88 tidak mau bergabung dengan driver lainya di pos yang telah di tentukan,  sehingga saya mengajaknya untuk bergabung. 

Setelah bergabung di satu Pos bersama teman yang lain mbah Jum ketagihan karena bisa merasakan Gacornya Penyet 88, akhirnya kami sering nongkrong bareng di Pos tersebut,  Mbah jum memiliki semangat yang luar biasa dari pagi hingga malam,  hujan maupun panas tidak menyiutkan tekadnya mencari orderan Grabfood. 

Sampai suatu ketika mbah Jum mengalami kecelakaan di sekitar Pos Penyet 88,  ketika itu malam,  waktu hampir menunjukan pukul 21.30,  mbah Jum yang sempat pulang, kembali on karena mendapatkan orderan lagi akhirnya mbah Jum mengantarkan Customer terlebih dahulu,  sepulangnya dari mengantar customer,  mbah Jum hendak mampir ke Pos,  Naas dari belakang ketika di perempatan beliau tertabrak motor dari belakang karena lupa mengganti arah lampu sen. 

Alhamdulillah mbah Jum tidak mengalami luka serius,  walau motornya rusak agak parah,  tapi siapa kira di hari berikutnya mbah Jum kembali on mencari orderan Grabfood. Luarbiasa semangat Mbah Jum mencari nafkah seolah Semangatnya tidak pernah habis di usia senjanya,  sehat selalu dan gacor selalu mbah. 😄 

2 thoughts on “Mbah Jum Semangatnya Belum Habis

sepatah dua patah kata

%d blogger menyukai ini: